Subscribe to Revolution Church

Kamis, 19 Mei 2011

Ciptakan Kacang Tanpa Lemak

MALANG, KOMPAS.com - Aprodhyta Putri, mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Tekhnologi Pertanian Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, berhasil mengembangkan kacang tanah tanpa kandungan minyak lemak dan kolestrol. Kini, hasil olahan kacang tanah tersebut telah dijual di berbagai pasar dan toko di wilayah Malang Raya (Kota Malang/Batu dan Kabupaten Malang), dengan diberi nama Kacang Press Free Lipida.


Menurut mahasiswa yang akrab dipanggil Putri itu, kacang olahan tersebut benar-benar aman untuk dikonsumsi siapa saja. "Selain karena tanpa lemak dan koresterol, Kacang Press Free Lipida ini juga mengandung katekin yang cukup tinggi," katanya, Selasa (17/5/2011). Katekin kata Putri, yang didapat dari ekstrak teh hijau itu adalah suatu senyawa alami dalam tanaman yang mengandung antioksidan yang bisa berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas.

Adapun proses mengolahannya, kacang tanah tanpa kandungan lemak tersebut dengan menekan kacang tanah menggunakan hydrolic press. Cara tersebut dilakukan untuk menghilangkan kandungan minyak lemak. "Setelah di-press, kacang tanah itu kemudian direndam dalam ekstrak teh hijau selama setengah hari. Perendaman itu mengakibatkan kandungan katekin dalam ekstrak teh hijau meresap ke dalam kacang tanah itu," bebernya.

Setelah direndam, lanjut Putri, kacang tanah kemudian digoreng dengan menggunakan minyak kacang hasil perasan hydrolic press. "Karena kandungan minyak lemak itu telah digantikan dengan senyawa katekin dari ekstrak teh hijau, minyak tersebut tidak meresap kembali ke dalam kacang. Pengolahan itu tak merusak kandungan protein yang ada di dalam kacang," jelasnya.

Lebih lanjut Putri menjelaskan, kacang tanah itu sekarang sudah dijual di Surabaya, Gresik, wilayah Malang dan juga beredar di Sidoarjo. Harga jual kemasan 80 gram hanya seharga Rp 4.000. Ditanya apakah sudah ada salah satu perusahaan yang tertarik, Putri mengaku sudah ada perusahaan makanan yang tertarik untuk memproduksinya dengan skala besar.

Sementara itu, Wahono Hadi Susanto dosen pembimbing Putri menjelaskan, bahwa produk itu memiliki peluang bisnis yang sangat cerah. "Kacang itu layak dikembangkan," katanya singkat.

Wahono menghitung harga satu kilogram kacang tanah Rp 20 ribu. Namun, setelah diolah, harga menjadi Rp 40 ribu per kilogram. "Sudah banyak perusahaan yang tertarik," katanya tanpa menyebutkan perusahaan apa.

Telur Terlarang di Kota Padang



KOMPAS.com — Perdagangan telur penyu di Kota Padang, Sumatera Barat, sudah sampai pada taraf mengkhawatirkan. Berdasarkan Pusat Data dan Informasi Penyu Sumatera Barat, Universitas Bung Hatta, Padang, transaksi perdagangannya merupakan yang terbesar di Indonesia.

Tidak kurang 22.000 butir telur penyu bisa diperjualbelikan hanya dalam waktu 11 pekan. Tempat terbuka, seperti warung-warung di kawasan wisata Pantai Padang, menjadi lokasi perdagangan yang aman dari jamahan hukum.

Sekalipun penyu termasuk hewan terancam yang dilindungi berdasarkan Convention and International Trade In Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) appendix I , perdagangannya terus dilakukan terang-terangan, bahkan masuk dalam salah satu program unggulan pariwisata.

Pada Selasa (17/5/2011) siang itu, seorang remaja putri berusia 12 tahun menjaga warung makanan dan minuman ringan milik orangtuanya. Sebut saja namanya Putri, yang tidak memahami bahwa salah satu barang dagangan milik orangtuanya adalah telur-telur penyu yang sesungguhnya dilarang diperjualbelikan.

Siang itu, bersama sejumlah bocah cilik, Putri menunggui warung tersebut. Tangan mungilnya mengaduk-aduk baskom berpasir berisikan telur-telur penyu yang baru datang dari pengepul.

"Direbus, Bang?" tanya Putri kepada calon pembelinya. Tak lama tiga butir telur penyu sisik sebesar bola pingpong sudah berpindah ke dalam panci berisi air menggelegak oleh panas kompor minyak tanah.

Sekitar lima menit kemudian, telur-telur tadi dimasukkan dalam plastik mungil. Suwiran kecil-kecil daun seledri dimasukkan dalam wadah itu untuk menghilangkan bau amis.

Dengan cekatan dibungkusnya plastik kecil tadi, lalu tiga butir telur penyu sisik tadi pun berpindah tangan.

Putri fasih bercerita bahwa telur-telur penyu yang dijual berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai. Untuk telur penyu sisik ditawarkan Rp 5.000 per butir dan Rp 6.000 per butir untuk telur penyu hijau.

Sudah sepuluh tahun terakhir orangtua Putri berjualan di kawasan wisata itu. Tidak kurang 100 butir telur penyu bisa dijual pada hari Minggu atau libur.

Pada hari-hari biasa antara 30 dan 50 butir telur penyu bisa dijual. Ada margin keuntungan hingga Rp 1.000 per butir telur yang bisa ditangguk pedagang seperti orangtua Putri.

Di sepanjang Jalan Muara yang berbatasan dengan Pantai Padang , tempat Putri menjaga warung milik orangtuanya, ada sejumlah pedagang lain yang menjajakan telur penyu. Nyaris semuanya adalah pedagang minuman dan makanan ringan dalam gerobak kayu beratap.

Jumlah pedagang telur penyu disinyalir juga makin banyak. Koordinator Pusat Data dan Informasi Penyu Sumatera Barat, Universitas Bung Hatta, Padang, Harfiandri Damanhuri MSc, mengatakan, pada tahun 2004 baru tercatat 18 pedagang.

Jumlah itu meningkat menjadi 22 pedagang tahun 2008 dan 26 pedagang pada 2011. Rata-rata setiap pedagang menjual 77,8 butir telur penyu per hari.

Jumlah itu, katanya, tidak sebanding dengan upaya konservasi berupa penetasan telur penyu yang dilakukan pemerintah selama ini di dua lokasi. Masing-masing di Pantai Mangguang, Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) Pusat Penangkaran Penyu, Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, dan di (KKLD) Pulau Karabak, Kabupaten Pesisir Selatan.

Harfiandri mengatakan, mereka hanya berhasil menetaskan 383,84 telur penyu per bulan di KKLD Kota Pariaman dan 393,66 telur penyu per bulan di KKLD Kabupaten Pesisir Selatan. Padahal, eksploitasi pada tahun 2000 saja sudah mencapai 318,34 butir telur per hari, katanya.

Adapun jenis telur penyu yang diperdagangkan terbagi dalam empat jenis, yakni telur penyu penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), dan penyu belimbing (Dermochelys coriacea).

Membedakan keempat jenis telur penyu dengan cangkang yang relatif lunak itu relatif mudah. Telur penyu sisik dan lekang besarnya seperti bola pingpong. Adapun telur penyu hijau menyerupai besar telur ayam dengan bentuk lebih bulat. Sementara telur penyu belimbing diameternya serupa dengan bola tenis.

Karena itulah, telur penyu belimbing realtif lebih mahal. Bisa mencapai Rp 10.000 per butir. Penyu belimbing juga termasuk spesies yang paling terancam, kata Harfiandri.

Ia mengatakan, berdasarkan siklus empat tahunan hingga lima tahunan bertelurnya penyu belimbing, telur jenis penyu itu terakhir kali ditemukan tahun 2010. Sebelumnya pada 2005 dan 2001 telur penyu belimbing juga ditemukan di sejumlah pedagang.

Pembiaran

Menurut Harfiandri, hingga kini relatif tidak banyak yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi hal itu. Bahkan, katanya, telur penyu juga sudah mulai diperjualbelikan di pasar tradisional.

Ini dikarenakan tidak adanya fasilitas penangkaran penyu di Kota Padang. Padahal, kata Harfiandri, penyu juga diketahui suka bertelur di beberapa lokasi di wilayah pantai Kota Padang.

Erlinda Cahya Kartika yang mewakili bagian Konservasi dan Keanekaragaman Hayati di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar mengatakan, saat ini sudah dilakukan penyusunan rencana aksi. Namun, tim untuk melaksanakan rencana aksi yang direncanakan terdiri atas BKSDA Sumbar, kalangan akademisi, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, serta pemerintah setempat itu belum juga dibentuk.

Hal itu ditambah dengan belum padunya visi pelestarian dengan pariwisata di Kota Padang. Bahkan, dalam brosur wisata, pengalaman makan telur penyu di kawasan pantai ini juga dipromosikan, kata Harfiandri.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Edi Hasymi pada Rabu (18/5/2011) mengatakan, hingga sejauh ini penjualan telur penyu di kawasan wisata Pantai Padang tetap menjadi salah satu andalan. "Kami sedang buat masterplan untuk tahun 2011 ini guna pembenahannya karena selama ini, kan, masih tradisional. Soalnya telur penyu itu ada pasarnya sendiri, ada yang memang senang dengan telur penyu," katanya.

Ia mengatakan, sekalipun memang terdapat kontroversi soal konservasi dan pemanfaatannya untuk industri pariwisata, telur-telur penyu itu dianggap masih dalam batasan yang aman untuk diperjualbelikan. Edi mengatakan, sekalipun banyak telur penyu yang dijual, upaya penangkaran juga dilakukan.

"Telur penyu adalah potensi wisata, tetap harus kita jual," kata Edi.

Wow, Semut Bisa Menari dengan Satu Kaki


KOMPAS.com — Meski kecil, semut dikenal dengan kehebatannya membentuk koloni dan bekerja memenuhi kebutuhannya. Namun, bagaimana dengan kemampuan menari semut? Dalam salah satu fotonya, Robertus Agung Sudiatmoko, fotografer asal Indonesia, menunjukkan bahwa semut pun bisa melakukan hal itu.

Dalam foto tarian semut itu, semut tampak mengangkat lima kakinya dan menopang tubuhnya hanya dengan satu kaki. Dengan kaki belakang yang diangkat tinggi, semut itu bisa bertahan dengan satu kaki selama 30 detik. Kalau saja ada ajang pencarian bakat serangga, semut ini mungkin akan memenanginya.


Robertus mengaku terkesan bisa mendapatkan foto itu. Ketika hendak memotret, ia hanya berharap bisa menampilkan foto semut yang terbaik. "Lalu tiba-tiba, ketika berharap foto terbaik, semut itu mengangkat kakinya dan menunjukkan pose breakdance. Saya sendiri tak pernah breakdance, tetapi tiba-tiba saya teringat itu," kata Robertus.

Robertus mengatakan, foto semut itu diambil saat ia hunting foto bersama grupnya, September lalu. Ia mengaku putus asa pada saat awal mengambil foto karena hujan dan harus menunggu sampai reda. Namun, setelah menunggu, dengan kamera Canon 40D dengan lensa 10 mm, ia mendapatkan foto mengagumkan itu.

Selain foto semut menari, Robertus juga memotret semut yang tengah berusaha memakan daun yang ukurannya 10 kali tingginya. Ada pula semut yang berada di permukaan tanah dengan cahaya matahari menyorotnya, membuat pose menyembah dengan dua kaki depan dilipat, seperti sedang berdoa.

Jenis semut yang dipotret Robertus adalah semut api. Coba saja mengganggunya dan Anda akan menyesal sebab semut ini bisa membuat serangan yang menyakitkan. Akan tetapi, di luar itu, Robertus berkomentar, semut sangat menarik, independen, dan pada saat yang sama pintar dalam membentuk kelompok.

Rabu, 18 Mei 2011

Ilmuwan Berhasil Ciptakan Nyawa Tiruan



Benar-benar dahsyat temuan ilmuan ini. Bagaimana tidak, tidak main-main, mereka berhasil menciptakan nyawa tiruan. Apakah mereka mau menyaingi Tuhan?

Terobosan baru ilmiah dilakukan ahli biologi berkewarganegaraan Amerika Serikat. Craig Venter berhasil menciptakan ‘kehidupan tiruan’ untuk kali pertama di laboratoriumnya. Sang ilmuwan tersebut, menyangkal bahwa dirinya mempermainkan Tuhan dengan karyanya itu.

Penciptaan sel sintetik yang digambarkan sebagai sebuah tonggak bersejarah dalam ilmu pengetahuan oleh seorang ahli asal Inggris itu, merupakan mimpi yang menjadi kenyataan dari penelitian yang berlangsung selama 15 tahun oleh ahli rekayasa genetik, Dr Ventern.
Dia mengembuskan nyawa ke tubuh bakteri menggunakan gen yang disatukan melalui proses di laboratorium dalam sebuah konsep pengembangan, dengan tujuan utama untuk membuat organisme material genetik.

Termasuk di dalamnya, pembuatan organisme tiruan yang didesain untuk tugas-tugas khusus seperti membuat vaksin atau membersihkan polusi.
Tapi beberapa ahli melihat adanya potensi bahaya dalam temuan tersebut. Misalnya, nyawa sintetik bisa disalahgunakan untuk membuat senjata biologis.

Berbicara dalam program BBC2 Newsnight di Washington, Venter membantah tuduhan dirinya telah mempermainkan Tuhan. “Tuduhan itu selalu muncul setiap kali muncul terobosan baru di dunia medis atau ilmu pengetahuan yang terkait dengan biologi. Penelitian ini mempunyai tujuan kemanusiaan untuk mengontrol sifat alam. Itu sama seperti bagaimana kita menjinakkan hewan,” katanya.

“Ini adalah tingkat lebih tinggi dari pemahaman kita. Ini adalah tahap dimana kita bisa mulai memahami bagaimana kehidupan itu bekerja dan mungkin juga bagaimana kita bisa mengontrol sistem mikrobiologi untuk kepentingan kemanusiaan,” tambahnya.
Saat ditanya, teknik baru tersebut bisa dibeli oleh pemilik modal besar, Venter menjawab, teknologi tidak untuk diperjualbelikan. “Kami berupaya mengembangkan teknologi ini untuk memajukan bidang perlindungan vaksin. Kami akan menggunakannya untuk mengembangkan pemahaman dasar dari kehidupan sel,” jelasnya.

Venter juga menyangkal kekhawatiran sejumlah pihak bahwa teknologi itu akan digunakan sebagai bio terorisme. “Sebagian orang sepakat bahwa ada potensi yang berkembang, bahwa teknologi bisa digunakan untuk kekerasan. Tapi ada juga yang meyakini jika pengembangan ini sangat berpotensi untuk membantu kehidupan manusia,” paparnya.

12 Jenis Fobia Seks

Bagi sebagian besar orang, seks adalah perilaku alami dan bagian dari hidup yang menyenangkan. Tapi bagi sebagian orang, seks dan segala komponen di dalamnya bisa menjadi pengalaman traumatis yang menakutkan.

Kita tentu menyadari bahwa seks bisa cukup menegangkan tanpa dihambat rasa takut berlebihan atau fobia. Tidak peduli seberapa aneh suara sumbang yang dialamatkan, latar belakang penderita fobia seks adalah akibat situasi umum yang menyedihkan. Penganiayaan, hubungan yang buruk, atau pertemuan pertama yang traumatis, semua bisa memicu sejumlah kecemasan.


Di sisi lain, fobia bisa jadi tidak memiliki pemicu tertentu, dan berkembang dari waktu ke waktu, tanpa diketahui penyebabnya. Beruntung, ada banyak sumber daya dan terapis seks untuk membantu mereka yang ingin melewati fobia dan menikmati hidup bebas dari stres. Berikut 12 ketakutan tidak masuk akal seputar seks, seperti dibeberkan Your Tango.

Ithyphallophobia
Ketakutan melihat, memiliki, atau berpikir tentang ereksi. Fobia yang memengaruhi pria maupun wanita ini juga disebut medorthophobia dan phallophobia.

Medomalacuphobia
Di sisi lain, medomalacuphobia adalah rasa takut kehilangan ereksi. Memang, banyak pria merasa gugup jika lemas di tengah pertempuran dengan pasangan. Tetapi, kenyataan membuktikan bahwa hanya mereka yang hidupnya “lumpuh” oleh fobia tersebutlah yang didiagnosis memiliki gangguan kecemasan sebenarnya.

Gymnophobia
Orang yang gymnophobia takut irasional terhadap bugil, baik melihat orang lain telanjang, ataupun dirinya sendiri yang telanjang.

Menophobia
Ini adalah ketakutan terhadap darah menstruasi. Ya, nyatanya memang ada wanita yang takut melihat darah haidnya sendiri. Padahal, cobaan—apapun bentuknya—akan terasa sedikit menakutkan ketika Anda benar-benar memikirkannya.

Anuptaphobia adalah ketakutan diri terus berstatus single.

Heterophobia
Ketakutan ini disebut juga sexophobia, yaitu rasa takut terhadap lawan jenis. Rasanya, akan lebih sulit mengatasi fobia ini daripada masalah ereksi.

Erotophobia
Ketakutan ini dianggap bentuk paling umum dari fobia seksual. Erotophobia adalah ketakutan dari semua hal berbau seks, baik itu cinta seksual, pertanyaan seksual, atau pengetahuan seksual.

Kolopophobia
Kolopophobia adalah ketakutan terhadap alat kelamin wanita. Manifestasi eurotophobia dari satu orang dengan orang lainnya berbeda. Sebagian penderitanya merasa jijik jika membayangkan organ seks wanita, sementara sebagian lainnya bereaksi hanya jika dirangsang.

Parthenophobia adalah ketakutan irasional terhadap perawan dan wanita muda.

Tocophobia adalah ketakutan akan kehamilan dan persalinan.

Oneirogmophobia adalah ketakutan mimpi basah.

Coitophobia adalah ketakutan akan hubungan seksual atau intercourse.

Sejarah Pornografi, Zaman Purba Hingga Modern

Pornografi sering digambarkan sebagai penyakit masyarakat masa kini, sebuah bukti dari kemerosotan moral di era modern.
Namun, eksistensi pornografi ada jauh sebelum teknologi video maupun foto.
Para ilmuwan berpendapat, proses evolusi memang membuat kecenderungan manusia pada rangsangan visual.

Bagaimanapun pembagian periodesasi sejarah, keberagaman materi pornografi secara historis menunjukkan bahwa manusia akan selalu tertarik pada gambaran seksual.

“Seks memainkan peran super-penting dalam kehidupan manusia dan pola relasi mereka,” kata Seth Prosterman, ahli seksologi klinis dari San Francisco, seperti dimuat situs LiveScience.

“Apapun yang terkait atau dilakukan manusia soal seks selalu menimbulkan rasa ingin tahu dan ketertarikan.”

Representasi erotisme yang kali pertama dikenal manusia — meski mungkin tidak porno — ada sejak 30.000 tahun lalu. Di masa Paleolitikum, manusia memahat ukiran buah dada besar atau perempuan hamil dari kayu atau batu.

Para arkeolog meragukan itu adalah ‘figur Venus’ yang berkaitan dengan seksualitas. Diduga kuat, pahatan itu adalah ikon religius atau simbol kesuburan.

Kemudian, pada masa Yunani dan Romawi kuno, sudah ada patung-patung bertema homoseksualitas, juga termasuk patung-patung yang menaggambarkan hubungan seksual tak wajar.

Di India, pada abad ke-2 terbitlah buku panduan tentang hubungan seksual yang tetap tenar hingga saat ini, Kama Sutra. Sementara masyarakat kuno Perum Moche, menorehkan imej seksual dalam kerajinan keramik. Beda lagi dengan kaum aristokrat Jepang di abad ke-16. Mereka biasa membaca bacaan erotis yang ditulis di lembaran kayu tipis.

Di dunia Barat masa lalu, beberapa material erotis lebih bersifat politis, dari pada pornografi. Demikian menurut Joseph Slade, profesor di Ohio University.

Di masa revolusi Perancis, kerap dijumpai satir menyindir para aristokrat dengan pamflet seksual. “Lebih mengarah pada caci maki politis yang dikamuflasekan menjadi pornografi,” kata Slade.

Kelahiran pornografi


Gagasan porno mulai menyebar pada tahun 1800-an. Namun, Penerbitan novel erotis justru lebih cepat, pada pertengahan 1600-an di Prancis.

Sementara, novel porno berbahasa Inggris pertama diketahui berjudul “Memoirs of a Woman of Pleasure” dipublikasikan pada 1748.

Teknologi menjadi pendorong pornografi. Pada 1839, Louis Daguerre menemukan daguerreotype — versi primitif dari fotografi. Media ini juga dimanfaatkan untuk pornografi. Karya ‘jorok’ pertama daguerreotype yang selamat dari jamannya bertahun 1846.

Pornografi kemudian memanfaatkan teknologi video. Pada 1896, para pembuat film di Prancis membuat klip bisu erotis berjudul “Le Coucher de la Marie.”
Sementara versi pornografi yang lebih keras ‘hard core’ mulai ada setelah tahun 1900. “Versi itu biasanya dipertunjukkan dalam pertemuan laki-laki,” kata Slade.

Dalam waktu yang lama, konten dalam film porno relatif stagnan, baik dalam isi maupun kualitas. Perubahan terjadi pada tahun 1970-an — saat kultur masyarakat mulai membuka ruang untuk film-film yang lebih ‘eksplisit’.

Internet dan penemuan kamera digital membuat pornografi makin meraja lela. Makin mudah untuk membuat film atau klip porno. Dan banyak situs web yang ditujukan khusus untuk para pembuat film porno non-profesional alias amatiran.

Pergeseran dari menonton ramai-ramai ke individual — dengan cara menyewa film atau download video mengubah tipe adegan yang ditampilkan di layar.

Pada tahun 1994 Carnegie Mellon meneliti soal pornografi dalam komputer Bulletin Board Systems — pendahulu World Wide Web (www). Ia menemukan 48 persen konten pornografi yang diunduh dari komputer jauh dari ‘seks normal’ — melainkan kebrutalan, incest, bahkan pedofilia.

Saat ini, pornografi makin marak di internet, namun seberapa besar industri pornografi tak bisa diukur. Tak ada catatan resmi.

Pada tahun 2007, menurut editor senior Adult Video News, Mark Kernes, penjualan ritel pornografi mencapai US$ 6 miliar per tahun.

Namun, angka itu banyak diperdebatkan. Sebab, angka itu belum menghitung video amatir yang diunggah ke internet.

Terlepas dari berapa banyak uang yang dihasilkan, pornografi memang menarik. Sebuah studi yang dilakukan di AS pada 2008, dengan responden 813 mahasiswa, menunjukkan 87 persen pria dan 31 persen wanita adalah pengguna pornografi.

Penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Adolescent Research.

Dampak pornografi
Apa akibat pornografi pada kita? Ini pertanyaan kontroversial. Sejumlah kritikus berpendapat, persaingan dalam industri pornografi meningkatkan dominasi dan pelecehan terhadap perempuan — terutama untuk film yang ditujukan untuk pria bukan penyuka sesama jenis.

“Para pembuat pornografi selalu merasa perlu untuk membuat sesuatu yang baru, yang menarik,” kata Chyng Sun, profesor telaah media pada New York University.

Dengan menganalisis film porno laris, Sun telah menemukan bahwa agresi fisik dan verbal hadir di 90 persen dari mainstream adegan porno. Film disutradarai oleh perempuan kemungkinan mengandung agresi dari pada film yang disutradarai oleh laki-laki. Ia menuliskan laporan ini dalam jurnal Psychology of Women Quarterly.

Sun mengatakan, gambaran agresif ini berbahaya bagi kehidupan seksual masyarakat dan mengarah pada stereotip negatif tentang perempuan.

Namun tak semua ahli setuju. Seksolog dari San Francisco, Prosteman berpendapat, para peneliti gagal menarik hubungan langsung antara pornografi dan perilaku seksual kriminal.

Kata dia, pornografi adalah salah satu cara bagi orang untuk mengeksplorasi hasrat seksual mereka sendiri.

Adu pendapat soal pornografi bukan hanya di masa kini. Perdebatan telah berlangsung setidaknya sejak era Victoria.

source: vivanews.com

5 Jenis Pekerjaan Santai, Tapi Berpenghasilan Luar Biasa

Bagaimanakah kehidupan Anda sekarang? Apakah Anda telah sukses di bidang yang Anda geluti?
Dewasa ini persaingan hidup memang kian ketat dan sangat kompetitif akibat jumlah penduduk dunia yang terus bertambah, sementara jenis pekerjaan yang tersedia tidak bertambah sesiginifikan pertumbuhan penduduk.


Banyak orang telah bekerja keras, banting tulang siang malam, namun tak juga mencapai apa yang diinginkan. Mereka juga tak lelah berdoa, berharap, dan mencoba berinovasi demi perubahan hidup. Salah satu kunci sukses dalam berkarir adalah bekerja keras dan pantang menyerah. Namun selain itu, Anda juga harus tahu caranya, agar kerja keras yang Anda lakukan seimbang dengan hasilnya. Yang luar biasa, ada orang yang kerjanya termasuk ringan, namun hasilnya luar biasa. Mengapa? karena mereka tahu caranya.
Mereka yang hebat tersebut menggeluti lima jenis pekerjaan ini. Simaklah. Semoga memberikan inspirasi bagi Anda.

1. Pakar Kecantikan
Profesi ini sama uniknya dengan perawat dan dokter. Meski terkadang mereka mengalami tekanan pekerjaan yang tinggi, namun hanya di waktu-waktu tertentu saja.
Pakar kecantikan kebanyakan bekerja sendiri alias tidak ada atasan yang siap sedia menekan. Jam kerja lebih fleksibel, dan tidak perlu lembur bekerja hingga malam.
Profesi ini memiliki prospek yang sangat cerah. Mengingat manusia semakin menumpuk, dan semakin berlomba-lomba agar terlihat awet muda. Profesi ini dijamin tidak sepi pelanggan. Apalagi dibayar tinggi. Di Amerika Serikat, profesi ini bisa menghasilkan antara AS$ 50 ribu hingga AS$ 100 ribu.

2. Teknisi Perangkat Lunak Komputer
Jika anda doyan melotot di depan komputer berlama-lama, profesi ini adalah yang paling tepat. Teknisi perangkat lunak bekerja untuk mendesain program komputer untuk bisnis, hingga permainan virtual.
Mereka tak perlu kantor khusus. Karena hanya butuh seperangkat komputer canggih, an bisa dikerjakan sambil bersantai di rumah. Penghasilannya? Di Amerika Serikat mereka yang sering disebut orang antik ini diganjar upah antara AS$ 54 ribu hingga AS$ 130 ribu pertahun.

3. Arsitek
Seorang arsitek bertuigas mendesain bangunan, baik rumah biasa hingga gedung pencakar langit. Bahkan di jaman modern ini mereka sudah mengurus rancangan sirkulasi udara ruangan, polusi, bahkan keamanan jalan raya.
Profesi ini memang bukan berarti bebas stres. Tapi para arsitek selalu bekerja dalam sebuah tim. Mereka bisa saling membagi tekanan kerja dengan anggota tim lain. Satu yang palling penting, mereka bekerja dalam jangka waktu yang panjang. Hingga banyalk waktu untuk bersantai.
Order mereka pun dijamin tidak akan sepi. Jaman sekarang, pembangunan gedung dilakukan secara gila-gilaan. Honor hingga Rp 1 miliar dalam setahun, siap masuk ke rekening para arsitek.

4. Ahli Terapi Pijat
Profesi yang satu ini memang luar biasa santai. Khususnya bagi mereka yang memiliki klinik sendiri. Karena tugasnya sudah jelas: membuat orang santai dengan pijitannya.
Biasanya mereka juga menyajikan terapi wewangian kepada kliennya. Wewangian ini benar-benar akan bikin anda, da si pemijat ikut terbuai. Mereka bekerja benar-benar dalam keadaan rileks, apalagi bila disertai musik syahdu kala memijat.
Mereka bekerja dengan menentukan waktunya sendiri. Untuk pemijat profesional, bisa dibayar hingga Rp 100 ribu perjam. Bila dikalikan pertahun, minimal pendapatan Rp 500 juta siap di tangan.

5. Penulis
Penulis yang dimaksud di sini adalah bukan jurnalis media cetak, bukan juga penulis buku. Tapi para penulis untuk perusahaan-perusahaan penghasil perangkat teknologi High End.
Sekarang adalah masa jaya untuk perangkat teknologi semacam telepon seluler, komputer, dan perangkat digital lain. Untuk berpromosi, perusahaan ini membutuhkan seorang penulis untuk menterjemahkan keccanggihan produk mereka.
Tenggat waktu profesi ini sangat berbeda dengan jurnalis. Menulis ulasan perangkat bisa dilakukan sambil bersantai. Bisa dikerjakan di rumah, bahkan sambil merebahkan diri di tempat tidur. Honornya? Untuk perusahaan besar di Amerika Serikat, mereka digaji hingga Rp 1 miliar dalam setahun.
SELAMAT DATANG

My Picture

My Picture
 

Template by bangtw